Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, mencukupi kebutuhan masyarakat.
Penyaluran dilakukan sesuai kuota dan titik layanan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pertamina menyebut peningkatan kebutuhan BBM subsidi di Pidie turut dipengaruhi migrasi sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Selain itu, tingginya aktivitas kendaraan di jalur lintas timur Aceh yang menghubungkan Banda Aceh-Medan juga ikut mendorong kenaikan konsumsi.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, mengatakan penyaluran BBM di Pidie telah disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran Pertalite di Kabupaten Pidie tercatat mengalami kenaikan hingga 109 persen dari konsumsi normal. Sementara untuk Biosolar mencapai 114 persen pasca perubahan harga,” kata Silvani, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurut dia, Pertamina terus melakukan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan BBM subsidi sekaligus memastikan penyalurannya berjalan optimal. Salah satunya dengan mengatur kendaraan agar antrean di SPBU tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan BBM subsidi tetap terjaga dan penyaluran kepada masyarakat berjalan optimal,” ujarnya.
Pertamina juga memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi. Penertiban dilakukan terhadap kendaraan yang diduga melakukan praktik pelangsiran dengan melibatkan aparat keamanan di sekitar SPBU.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diperkuat untuk mengawasi sekaligus menertibkan distribusi BBM subsidi di Kabupaten Pidie.
Silvani menegaskan Pertamina tidak akan memberikan toleransi kepada lembaga penyalur yang terbukti melanggar ketentuan atau melakukan kecurangan dalam pelayanan kepada konsumen.
“Apabila ditemukan pelanggaran maka akan diberikan sanksi lebih lanjut dan bisa sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tegasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan turut menjaga ketertiban di area SPBU. Langkah tersebut dinilai penting agar distribusi BBM subsidi tetap aman, lancar, dan tepat sasaran.
