Banda Aceh (KANALACEH.COM) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperketat pengawasan sarana dan fasilitas (sarfas) serta keandalan operasional penyaluran bahan bakar penerbangan (Avtur) di wilayah Aceh menjelang periode libur akhir tahun (Nataru).
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, turun langsung melakukan tinjauan lapangan ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Iskandar Muda, Aceh. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan energi untuk sektor penerbangan tetap aman dan andal saat terjadi Lonjakan aktivitas penerbangan.
“Menjelang periode libur akhir tahun, kami ingin memastikan seluruh sarana dan fasilitas operasional berada dalam kondisi siap dan dapat berfungsi secara optimal. Persiapan sejak dini penting agar penyaluran Avtur berjalan lancar mendukung mobilitas masyarakat,” ujar Fanda dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/11/2026).
Dalam peninjauan tersebut, manajemen Pertamina Sumbagut mengecek secara mendalam kesiapan infrastruktur, keandalan peralatan, hingga kesigapan personel operasional. Fanda menekankan bahwa lonjakan konsumsi Avtur di akhir tahun harus diantisipasi tanpa mengesampingkan standar keselamatan.
Ia menambahkan, Pertamina terus memprioritaskan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam seluruh lini pelayanan operasional.
“Pelayanan sepenuh hati harus berjalan beriringan dengan penerapan aspek HSSE. Terlebih dalam menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan akhir tahun, keselamatan personel, pelanggan, dan operasional tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Lewat evaluasi berkala dan inspeksi mendadak ini, Pertamina Patra Niaga memastikan potensi kendala operasional dapat diidentifikasi lebih awal demi menjamin keandalan rantai pasok energi di kawasan Sumatra Bagian Utara.







