Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kodam Iskandar Muda (IM) tengah menggelar investigasi internal secara mendalam terkait insiden yang terjadi di kawasan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.
Pangdam IM Brigjen Mahesa Fitriadi menyatakan bahwa pihak TNI saat ini sedang menjalankan proses pendalaman guna mengusut tuntas peristiwa tersebut dugaan penembakan yang menewaskan 1 warga.
“Kami masih mendalami secara internal, kami akan mengadakan investigasi mendalam. Kalau nanti sudah ada hasilnya tentu akan kami beritahu,” ujar Mahesa kepada wartawan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Jumat (6/11).
Mahesa menjelaskan bahwa proses pemeriksaan tersebut membutuhkan waktu, sehingga hasilnya belum bisa diumumkan dalam kurun waktu satu dua hari ke depan.
Terkait keberadaan aparat di lokasi kejadian, Mahesa menyebut terdapat 272 personel yang diterjunkan. Namun, ia menegaskan tidak seluruh anggota dibekali senjata api dan penggunaan senjata di lapangan difokuskan untuk tembakan peringatan.
“Saat itu anggota 272 orang. Tidak semua membawa senjata. Senjata yang dipakai untuk memberi peringatan, tentunya kami mendahului dari situ dulu,” ujarnya.
Di tengah proses investigasi yang masih berjalan, Kodam IM mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan Tiro, untuk tidak terpancing emosi dan tetap menjaga situasi daerah agar kondusif.
“Kami mengimbau untuk tidak panas. Mari kita sama-sama menjaga situasi yang aman, tertib, dan damai,” kata Mahesa.
Sebelumnya insiden bentrokan terjadi di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Saat itu Prajurit TNI ingin menurunkan bendera bulan bintang yang terpasang di sekitar musala.
Namun warga menghadang sehingga bentrokan terjadi yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka.
