6 hal yang harus diperhatikan sebelum mudik

6 hal yang harus diperhatikan sebelum mudik
Ilustrasi pemudik dengan kendaraan roda dua. (Kompas)

Jakarta (KANALACEH.COM) – Kebanyakan masyarakat Indonesia memanfaatkan lebaran dengan pulang kampung atau mudik, guna bertemu dengan orang tua dan keluarga masing-masing.

Agar mudik tetap aman dan nyaman saat akan berkendara jauh, Direktur SDCI Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, membeberkan tipsnya, beberapa waktu lalu. Menurutnya ada enam hal yang perlu diperhatikan saat Anda mudik.

Pertama adalah menjaga asupan makanan. Sebelum melakukan perjalanan mudik Anda harus memperhatikan asupan yang akan masuk ke dalam tubuh. Terutama bagi pemudik yang mempunyai riwayat penyakit tertentu.

Konsultasikan kepada dokter sebelum melakukan perjalanan jauh bila Anda memiliki riwayat penyakit. Perjalanan jauh umumnya akan menguras energi baik pengendara maupun penumpang. Sebaiknya Anda menjaga jumlah asupan sehari sebelum melakukan mudik.

Kedua, hindari meminum kafein dalam jumlah banyak sebelum mudik. Kadar glukosa dalam tubuh juga patut diperhatikan, karena kadar glukosa yang cukup tinggi dalam tubuh akan membuat Anda cepat letih. Disarankan bagi pemudik untuk membuat sendiri racikan minuman berenergi seperti air dengan perasan lemon.

Khasiat lemon akan membantu menyerap bahan kimia pada minuman. Tubuh membutuhkan asupan karbohidrat yang teratur. Maka dari itu usahakan Anda makan camilan setiap 2 jam sekali. Hal ini berguna untuk menjaga tingkat konsentrasi tubuh Anda.

Ketiga adalah istirahat. Hal ini seringkali diabaikan oleh pemudik. Jangan berkendara lebih dari 4 jam dalam satu hari atau lebih dari 150 km. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga tingkat konsentrasi ketika mengemudikan kendaraan. Jangan paksakan kondisi tubuh untuk berkendara lebih jauh dari kemampuan Anda.

“Dengan beristirahat sejenak, Anda dapat menghilangkan rasa lelah dan jenuh. Saat sedang beristirahat, usahakan keluar dari kendaraan untuk mendapatkan suasana baru di sekitar Anda. Jika terlalu lelah, tidak ada salahnya untuk memejamkan mata sejenak. sebelum mudik, pastikan Anda beristirahat dan tidur dengan cukup agar ugar,” terang Sony.

Keempat cek kendaraan. Faktor yang satu ini juga tidak kalah penting. Lakukan pemeriksaan kendaraan terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan mudik. Lakukan pemeriksaan pada tekanan angin ban, setiap pabrikan mempunyai standar tekanan angin masing-masing.

Perhatikan juga ketebalan ban, jika terlihat sudah tipis maka lakukan penggantian sebelum memulai perjalanan. Lakukan pengecekan pada air radiator, jika jumlah air terlihat kurang maka tambahkan sesuai rekomendasi pabrikan. Oli mesin dan minyak rem juga wajib diperhatikan. Pastikan kondisi keduanya masih prima. Jika Anda tidak punya waktu untuk melakukan pengecekan sendiri, maka serahkan pada ahlinya.

Kelima adalah teknik mengemudi. Mengendarai kendaraan bermotor merupakan pekerjaan utama (main job), sehingga ketika berkendara pastikan Anda tidak melakukan aktivitas lain. Fokus terhadap kondisi sekitar Anda dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, akan berhadapan dengan kendaraan yang ukurannya jauh lebih besar seperti truk dan bus. Kondisi ini tentunya akan membatasi jarak pandang, oleh karena itu jaga jarak ideal kendaraan dengan objek di depan Anda.

Patuhi semua rambu-rambu lalu lintas agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. Kenali tanda-tanda atau isyarat dalam berkendara. Berkendara dengan bijak dan bersifat defensif niscaya akan membuat perjalanan anda aman dan nyaman.

Muatan, perhatikan barang bawaan Anda yang akan dimuat dalam kendaraan. Pastikan beban barang-barang Anda tidak melebihi batas atau kapasitas. Kendaraan yang membawa beban melebihi batas, akan mengurangi handling. Jangan memaksakan diri untuk memboyong semua barang bawaan. Jika memang harus dibawa, manfaatkan jasa pengiriman paket.

Keenam adalah posisi. Pengecekan tahap akhir ini cukup penting bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan jauh. Sebelum memulai perjalanan, pastikan posisi sandaran jok cukup tegak. Parameternya adalah seluruh bagian punggung harus bersentuhan dengan jok.

Hal ini bertujuan untuk mencegah kondisi pengendara tidak mudah lelah. Atur posisi spion samping maupun dalam kendaraan sebelum memulai perjalanan. Ingat, mengemudi adalah pekerjaan utama!

“Semoga tips-tips di atas berguna bagi para calon pemudik yang menggunakan mobil pribadi. Kami berharap mereka dapat sampai di kampung halaman dan kembali ke tempat tinggal masing-masing dengan selamat dan sehat jadi mereka bisa kembali bekerja atau beraktivitas setelah mudik,” kata Indra Prabowo Managing Editor Mobil123. [Metrotvnews]

Related posts