28.2 C
Banda Aceh

Pembunuh Ishak ditangkap, ternyata ini motifnya

Headline

- Advertisement -PHP Dev Cloud Hosting

Langsa (KANALACEH.COM) – Kepolisian telah berhasil menangkap pembunuh korban Iskhak (48) yang ditemukan tewas mengapung pada 6 November lalu. Berselang 24 jam dari penemuan mayat korban Ishak, tersangka AR berhasil ditangkap Satreskrim Polres Langsa dirumahnya.

AR ditangkap atas dugaan pembunuhan terhadap korban yang keduanya warga dusun hijrah Gampong Bayeun, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur.

Demikian disampaikan Kapolres Aceh Timur, AKBP Satya Yudha Prakasa, didampingi Waka Polres Kompol Siswara HC dan Kasat Reskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma di Mapolres Langsa pada gelar konferensi pers, Jumat (10/11).

- Advertisement -

Menurut AKBP Satya Yudha, pelaku AR dan korban Ishak adalah penjaga tambak di dusun hijrah Gampong Bayeun. Sementara korban selain jaga tambak juga beco.

Sedangkan motif terjadinya pembunuhan itu akibat emosi dan cemburu karena Ishak elingkuhi istri tersangka AR.

“Sebelum terjadinya pembunuhan, tersangka AR datang ke lokasi tambak yang dijaga korban, disitu keduanya sempat bertengkar cek cok mulut menyangkut permasalahan pribadi,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka AR, ketika korban membelakanginya, AR mengambil potongan kayu bakau memukul kepala korban sebanyak tiga kali, sehingga korban sempoyongan dan jatuh ke dalam tambak.

“Setelah tersangka AR menganiaya, korban Ishak meninggal dunia, AR melarikan diri ke tambak yang dijaganya itu tak jauh dari tempat korban,” kata Satya.

Sementara barang bukti yang diamankan pihak penyidik, sepotong kayu bakau, sebuah senter kepala warna hitam dan satu unit sepeda.

Kemudian penyidik Polres Langsa menerapkan kasus ini dengan pasal berlapis 340 Jo 338 sub 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun atau pasal 338 dan 351 ayat 3 KUHPidana selama-lamanya 15 tahun dan tujuh tahun penjara. [Erza]

Berita Terkait

Cloud Hosting Indonesia

Trending

Berita Terbaru