Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin: Saya terasa pulang kampung

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin: Saya terasa pulang kampung
Pangdam IM yang baru, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin beserta istri, Yosi Hafil Fuddin disambut dengan acara tradisi pedang pora di Makodam IM, Jumat (23/3). (Pendam IM)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Tiba di Markas Kodam Iskandar Muda, Jumat (23/3), Pangdam IM yang baru, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin beserta istri, Yosi Hafil Fuddin disambut dengan acara tradisi pedang pora.

Pangdam IM didampingi istrinya langsung melewati pedang yang bersilang perlahan. Satu persatu pasukan yang berbaris mengangkat pedang ke atas untuk membukakan jalan dilintasi Pangdam bersama istrinya.

Tradisi pedang pora merupakan seremonial kemiliteran yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat melepas dan menyambut pimpinan atau pejabat baru di lingkungan tersebut.

Ads

Sebelum disambut secara militer Pangdam IM juga disambut dengan tarian adat Aceh, peusijuek (tepung tawar) oleh Wakil Ketua MAA Prov Aceh, Tgk H Azhari Ba’sar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Diketahui, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menggantikan Mayjen TNI Moch Fachrudin. Sebelumnya, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menjabat Pengkaji Bidang Geografi Lemhanas. Sedangkan Mayjen TNI Moch Facrudin saat ini memangku jabatan yang baru sebagai Asisten Operasi Kasad.

Usai acara penyambutan, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin resmi menjadi warga Kodam Iskandar Muda setelah dikukuhkan oleh Kasdam IM, Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin dalam upacara pengukuhan warga baru Kodam IM.

Prosesi upacara pengukuhan ditandai dengan penghormatan dan penciuman Pataka Kodam Iskandar Muda “Sanggamara” dan pengisian buku sebagai warga baru Kodam IM oleh Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin yang disaksikan oleh Kasdam, Irdam, para Pa Ahli Pangdam, para Asiten dan Kabalakdam serta seluruh Komandan Satuan jajaran Kodam IM, Wakil Ketua Persit KCK PD IM dan Pengurus serta perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam IM.

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin juga menyempatkan waktu untuk bertemu dengan awak media untuk wawancara singkat. “Saya seorang putra daerah, saya terasa pulang kampung sendiri,” katanya.

Pangdam IM yang baru, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin mencium bendera petaka Kodam Iskandar Muda “Sanggamara”, Jumat (23/3). (Pendam IM)

Mengenal lebih dekat Pangdam IM baru

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, lahir di Banda Aceh pada 16 Juni 1962. Ia merupakan putra dari seorang veteran Tentara Pelajar Kamarudin bin Nyak Idi dan Rosna binti Al Mudom. Abdul Hafil Fuddin adalah anak ketiga dari 11 bersaudara. Ia mengenyam pendidikan di SDN 2 Tapaktuan, SMP 3 Banda Aceh dan SMA 3 Banda Aceh.

Abdul Hafil Fuddin lulus sebagai Perwira Akabri Darat pada tahun 1985. Ayah dari dua orang anak Cut Syahnaz Putri Aulia dan Teuku Fil Rizki Syahputra dari pernikahannya dengan Yosi Indraswari ini, sebenarnya sempat mendapatkan kesempatan untuk menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri melalui jalur PMDK karena prestasinya selama SMA. Namun, nasib justru mengantarkannya menjadi Taruna Lembah Tidar Akabri di Magelang, Jawa Tengah.

Sebagai Perwira Korps Artileri Medan, Abdul Hafil Fuddin menghabiskan masa penugasan sebagai perwira pertamanya di satuan Armed mulai dari sebagai Danton di Yon Armed 10/76 Kostrad, hingga Komandan RAI 10/105.

Setelah itu, pada masa-masa Perwira Menengahnya pernah menjabat sebagai Dandim di wilayah Kodam II Sriwijaya, dan mengisi beberapa jabatan strategis di lingkungan Kodam V Brawijaya, Mabesad hingga menjabat sebagai tenaga ahli pengkaji bidang Georgrafi Lemhannas RI.

Jenderal bintang dua yang gemar masakan ikan bakar dan ikan kuah ini, juga pernah menjabat sebagai Asisten Deputi bidang koordinasi media massa di Kemenkopolhukam pada medio tahun 2013.

Berbagai pengalaman bertugas di luar negeri pun seperti dalam misi perdamaian sebagai salah satu pasukan yang tergabung dalam kontingen Garuda pada tahun 1993, dan penugasan-penugasan ke berbagai negara membuat jam terbang perwira lulusan Lemhannas RI PPSA 20 tahun 2015 ini semakin tinggi.

Nurdin Syam, salah satu kerabat terdekat Abdul Hafil Fuddin menyampaikan betapa tingginya harapan dari teman-teman sesama alumni SMA 3 Banda Aceh, tokoh-tokoh dan warga Aceh pada umumnya.

“Agar dengan duduknya Abdul Hafil sebagai Pangdam IM, mampu mendorong laju pertumbuhan Aceh khususnya pada sisi stabilitas keamanan dan pembinaan teritorial yang semakin hari telah menjadi bagian dari kebutuhan dan denyut nadi masyarakat Aceh,” kata Nurdin.

Nurdin mengibaratkan bahwa ini adalah berkah bagi masyarakat Aceh di tengah Aceh yang sedang bangkit dari berbagai persoalan di masa lalu. [Aidil/rel]

Ads