Cut Meyriska ungkap hal yang dirindukannya saat Ramadan di Aceh

Cut Meyriska. (liputan6.com)
--Ads--
loading...

Jakarta (KANALACEH.COM) – Salah satu tradisi yang hanya ada dalam bulan Ramadan adalah ngabuburit.

Ngabuburit sendiri adalah kebiasaan masyarakat untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa. Ada banyak hal yang bisa dilakukan saat ngabuburit, yakni mulai dari berjualan, jalan-jalan dengan teman atau sahabat, bermain dengan tetangga atau banyak hal lainnya.

Tradisi ngabuburit ini ternyata juga dirindukan oleh artis peran Cut Meyriska yang terkenal lewat peran-peran antagonisnya di setiap sinetron yang ia bintangi.

Ads

Perempuan kelahiran 26 Mei 1993 ini mengaku rindu suasana puasa dan Lebaran di kampung halamannya tersebut.

Uniknya, hal yang paling ia rindukan ialah saat ngabuburit sambil keliling sawah bersama sanak saudaranya di Aceh.

Baca: Pemain film ‘Yowis Ben’ ini pernah jualan kolak saat Ramadhan di Aceh

“Bulan puasa di sana ramai banget. Apalagi kalau ngabuburit. Aku sama saudaraku suka naik sepeda keliling sawah ha-ha-ha. Kan, di depan rumahku ada sawah jadi suka keliling aja. Kadang aku sama saudaraku suka bikin kue, terus punya ide dadakan buat jualan takjil buka puasa di depan rumah,” ujarnya seperti dikutip laman Tribunnews.com, Jumat (1/6).

Namun tampaknya, Cut haru lebih lama menahan rasa rindu terhadap kampung halamannya tersebut.

Baca: Cut Meyriska segan pulang ke Aceh karena selalu ditanyain kapan nikah

Pasalnya, kini Cut harus kembali menjalankan rutinitasnya, syuting stripping untuk mengisi salah satu sinetron yang tayang pada bulan Ramadan.

“Iya, udah dua tahun enggak mudik. Pengin banget lebaran di sana (Aceh). Tapi aku belum tahu tahun ini bisa mudik atau enggak. Soalnya masih harus nyelesain syutin sinetron Ramadan. Kalau dapat libur pasti pulang kampung, kumpul bareng keluarga besar,” ujar pemain sinetron Cinta Kedua tersebut.

Meski begitu, ia mengungkapkan rasa bahagianya ketika berjumpa keluarganya di awal puasa.

“Awal puasa ini bersyukur banget keluarga yang di Aceh bisa datang ke Jakarta. Jadi bisa puasa bareng. Walaupun cuma beberapa hari, tetap dimanfaatkan untuk kumpul keluarga,” ungkapnya bahagia. []

Ads