KIP Abdya kukuhkan 55 relawan demokrasi

Pengukuhan relawan demokrasi. (Kanal Aceh/Jimi Pratama)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – 55 relawan demokrasi dikukuhkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya, untuk menjalankan tugasnya menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRA dan DPRK di kabupaten setempat.

Pengukuhan yang berlansung di Aula Kantor KIP Abdya, Rabu (23/1) itu, dipimpin Ketua KIP Abdya Sanusi didampingi para komisioner lainnya serta turut disaksikan Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos, Kasdim 0110/Abdya Mayor Inf Sutaryo, Kabag Ops Polres Abdya AKP Haryono SE dan para camat serta unsur terkait lainnya.

Sanusi selaku Ketua KIP Abdya mengamanahkan kepada para relasi yang telah dilantik untuk bekerja dengan maksimal sesuai tanggung jawab yang telah di emban, sejak dikukuhkan menjadi salah satu komponen penyelenggara pemilu 2019.

Ads

“Saya yakin saudara mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Sanusi disela memberikan arahan dalam acara itu.

Sanusi menjelaskan, dari 380 peserta relasi yang mendaftar, hanya 55 relasi saja yang lulus seleksi tes wawancara setelah dilakukan verifikasi berkas dokumen administrasi.

Dari banyaknya peserta yang mendaftar, terdapat 39 peserta dinyatakan gugur lantaran terlibat dalam partai politik.

“Mereka yang terlibat partai politik karena terdaftar dalam SIPOL, langsung tereliminasi, sebab, relawan demokrasi yang akan bekerja ini benar-benar harus profesional dan netralitas tanpa terlibat dalam partai politik,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengukuhan, para relawan ini akan dibekali dengan bimbingan teknis oleh salah satu komisoner KIP. Terutama mengenai edukasi peran dan tujuan relawan demokrasi itu sendiri.

“Kita mengutamakan tentang upaya peningkatan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 mendatang agar tidak banyak terjadi golput dan rusak kertas suara,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos berharap kepada relawan demokrasi untuk bekerja dengan maksimal dalam memberikan penyuluhan tentang pemilu di Abdya.

“Tugas ini akan terasa ringan, apabila mampu dijalankan dengan prosedur yang telah ada,” tuturnya. [Jimy Pratama]