Empat JCH Aceh Dirawat di RS Arab Saudi

(Foto: Kemenag Aceh)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)  Embarkasi Aceh menyampaikan 4 Jamaah Calon Haji (JCH) Aceh, yang telah tiba di Mekkah saat ini dirawat di rumah sakit Arab Saudi (RSAS).

“Kita mendapatkan laporan dari petugas kloter JCH Aceh, ada 4 jamaah dirawat di RS Arab Saudi, kita doakan semoga cepat sembuh dan dapat melaksanakan aktivitas selama disana,” ujar Wakil Ketua PPIH Arab Saudi, Saifuddin di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Sabtu (27/7).

Baca: Sarah Artsila JCH Termuda dari Kuta Tuha

Ads

Saifuddin mengatakan, keempat jamaah tersebut adalah Nurhayati binti Abdurrahman, (BTJ 01) asal Pidie Jaya. Dirujuk ke RS. King Abdullah Makkah. Dan sudah dipulangkan ke KKHI Makkah. Tarmidi bin Mahmud, (BT J01) asal Pidie Jaya Dirujuk ke KKHI Makkah.

Kemudian Drs Radja Radan bin TR (BTJ 02) asal Banda Aceh di RS King Abdullah Jedah dan Mardhiah bin Ibrahim Ahmad  (BTJ 02) di RS King Faisal (Syisyah) Mekkah.

Baca: Jadwal Keberangkatan JCH Aceh Dipercepat, Kloter 1 Masuk Asrama 19 Juli 2019

Selain itu, ia juga mengatakan secara umum kondisi jamaah calon haji Aceh dalam keadaan sehat. Namun sedikit ada gangguan, fisik banyak yang mulai lemas akibat kelelahan dan cuaca panas di Mekkah.

Bahkan pihaknya mendapatkan laporan selama dua hari ini wilayah Syisyah kota Mekkah dilanda badai debu, yang mengakibatkan berkurangnya jarak pandang dan beresiko terhadap kondisi kesehatan jamaah. Kemudian masjidil haram semakin sesak dipenuhi jamaah dari berbagai dunia.

“Sejak  dua hari lalu Mekkah dilanda badai pasir, tapi mulai hari sudah berkurang, kalau suasana di Masjidil Haram semakin padat,” ujar Dokter Kloter 1 JCH Aceh, dr Aditya.

Untuk itu Kemenag Aceh mengimbau kepada jamaah calon haji Aceh yang sudah tiba di Mekkah agar mengoptimalkan penggunaan Alat Pelindung Diri seperti masker, kacamata, payung, semprotan dan juga preventif terhadap dampak badai pasir dan suhu panas.

“Mengingat suhu di Arab Saudi saat ini rata-rata mencapai 40-43 derajat Celcius, kami mengimbau jamaah agar selalu membawa/menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti payung/topi, sandal, masker, kacamata hitam, dan semprotan wajah agar tidak terpapar langsung dengan sinar matahari,” ucap Saifuddin.

Ia juga menginformasikan saat ini jamaah calon haji Aceh melaksanakan beberapa kegiatan, seperti perjalanan ke Ji’ranah untuk ziarah sekaligus mengambil miqat bagi jamaah yang ingin melakukan Umrah Sunnah. Kemudian juga ada yang fokus ibadah di masjidil haram, bagi JCH kloter 4 melaksanakan umrah wajib.

Sementara bagi jamaah yang beresiko, petugas kloter sudah mengarahkan untuk mengurangi aktifitas di luar hotel, untuk memulihkan kondisi, mengingat waktu pelaksanaan wukuf yang sudah mulai dekat. [Randi/rel]

Ads