26.5 C
Banda Aceh

Seniman Milenial Aceh akan Tampil di Malam Penutupan Estafet Budaya

Headline

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui Bidang Sejarah dan Nilai Budaya akan menutup secara resmi kegiatan Estafet Budaya Aceh 2019, dengan pagelaran Malam Apresiasi Budaya pada Jumat (25/10) malam, di gedung Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh.

Kadisbudpar Aceh Jamaluddin melalui Kabid Sejarah dan Nilai Budaya Irmayani, Kamis (24/10) di Banda Aceh, mengatakan kegiatan Estafet Budaya Aceh 2019 merupakan bagian dari program penyebarluasan nilai budaya Aceh tahun 2019.

Dia menyebutkan, serangkaian kegiatan ‘Estafet Budaya Aceh’ sudah dilangsungkan selama 12 September – 25 Oktober 2019 yang menyasar partisipasi generasi milenial Aceh. Diantaranya roadshow budaya ke sekolah dan kampus, pelaksanaan lomba film pendek, lomba penulisan blog, dan lomba foto Instagram yang mendapat antusias tinggi dari peserta.

Adapun pada malam apresiasi budaya nanti, Irmayani mengungkapkan, ada tiga kegiatan utama yang dihadirkan yaitu pertunjukan seni budaya Aceh yang ditampilkan oleh seniman dan budayawan dari kaum milineal Aceh, berikutnya pengumuman dan penyerahan hadiah kepada seluruh pemenang lomba.

“Dan ketiga, paling penting dari acara besok malam adalah pemberian Anugerah Estafet Budaya kepada lima milenial Aceh yang sudah dijaring oleh panitia,” ujar Kabid Kabid Sejarah dan Nilai Budaya.

Dia menerangkan, penerima anugerah itu terdiri dari entrepreneur, blogger, pelestari warisan bduaya (kolektor), pelestari produk budaya (perajin), dan Youtuber yang selama ini menyebarluaskan nilai budaya Aceh dengan profesi khas mereka.

Pengadaan serangkain lomba dan pemberian anugerah budaya kepada kaum milenial Aceh, sebagai upaya Pemerintah Aceh memberikan apresiasi dan mendorong kaum muda Aceh terus menyambung estafet budaya Aceh.

“Zaman boleh berubah, tapi kebudayaan kita harus terus dilestarikan sesuai dengan perkembangan zaman. Di sini lah perannya kaum milenial,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Even Estafet Budaya Aceh 2019 Salman Varisi menjelaskan, Malam Apresiasi Budaya merupakan kegiatan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Estafet Budaya Aceh 2019.

Pada acara tersebut, kata dia, akan ditampilkan sejumlah atraksi seni budaya dengan mengundang talenta lokal. Ia menyebutkan antara lain musik kolaborasi dari Juang Art Community yang merupakan peraih juara umum Aceh Musik Festival tahun 2017, pertunjukan drama oleh Tgk Ma’e Grup, dan penampilan musik oleh Apache 13. [Randi/rel]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Hujan yang mengguyur wilayah Aceh sepekan terakhir mengakibatkan enam kabupaten terendam banjir. Daerah yang dilanda banjir yaitu, Simeulue, Pidie Jaya, Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya dan Aceh Singkil. Informasi yang dihimpun, sejak 21 Oktober hingga 24 Oktober 2019, sudah 26 desa dan sembilan kecamatan terendam banjir. Daerah yang terparah, ialah di Kabupaten Simeulue, sejumlah infrastruktur seperti jembatan, putus dan sawah warga ikut terendam banjir. Kemudian di daerah tersebut, ketinggian air mencapai 100 meter yang membuat warga, memilih untuk mengungsi di masjid dan tempat evakuasi sementara. – Informasi terakhir yang diterima, di daerah Aceh Barat dan Aceh Jaya juga debit air masih tinggi. Di beberapa Kecamatan di Aceh Barat ketinggian air mencapai 50 centimeter. Kemudian di Aceh Jaya ketinggian air mencapai 70 centimeter. Ini diakibatkan meluapnya air sungai dan tersumbatnya saluran parit. Begitu juga di Kabupaten Nagan Raya, banjir juga merendam sekolah di Kecamatan Darul Makmur. Sehingga, mengganggu aktivitas belajar di sekolah tersebut karena ruangan kelas ikut terendam banjir. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, meminta setiap BPBD terus melakukan pantauan dan koordinasi dengan tim dan muspika setempat. Guna melakukan kaji cepat terkait jumlah korban terdampak dan dampak material yang diakibatkan oleh banjir tersebut. – “Hingga kini, kita masih melakukan pemantauan dan pendataan ke titik lokasi yang terkena banjir,” kata Sunawardi, Kamis (24/10). [Randi] – – #aceh #bandaaceh #bireuen #pidie #pidiejaya #acehbesar #lhokseumawe #acehutara #acehtimur #langsa #acehtamiang #acehtenggara #gayolues #acehtengah #benermeriah #abdya #naganraya #acehbarat #naganraya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #simeulue #sabang #acehjaya #banjir

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Berita Terkait

Trending

Berita Terbaru