KRI Bima Suci Kembali ke Sabang, Bawa 102 Taruna Akademi AL

KRI Bima Suci bersandar di Sabang. (Kanal Aceh/Arjuna)
--Ads--
loading...

Sabang (KANALACEH.COM) – Kapal latih tiang tinggi TNI Angkatan Laut KRI Bima Suci bersandar di Dermaga Lanal Sabang, Sabtu (17/10/20).

Kedatangan KRI Bima Suci di Sabang, membawa taruna dan taruni Akademi Angkaran Laut. Kedatangannya pun disambut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang, dan tarian preh jamee oleh sanggar binaan Disparbud Kota Sabang.

Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Agus Darmawan mengatakan, kehadiran KRI Bima Suci 2020 di Kota Sabang dalam rangka mendukung latihan praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) bagi taruna dan taruni yang sedang mengikuti pendidikan meliter TNI Angkatan Laut.

Ads

“Para adik-adik taruna akademi angkatan laut ini sedang menempuh pendidikan militer angkatan laut, hari ini tiba di Sabang juga merupakan rangkaian kegiatan latihan bersama kapal latih Bima Suci,” kata Danlanal.

Dijelaskan, kapal latih Bima Suci membawa 11 orang perwira, 6 bintara dan 1 orang pegawai negeri sipil serta 102 taruna dan 10 orang taruni dengan korps masing-maing yakni korps pelaut, korps teknik, korps elektronika dan korps taruna suplai.

Selama berada di Sabang, para taruna dan taruni melakukan beberapa kegiatan, salah satunya mengunjungi Mako Lanal Sabang dan menggelar antraksi kesenian seperti mengelar kebolehan memainkan drumband serta kesenian lainnya.

Danlanal menambahkan, kegiatan yang dilakukan taruna akademi selama di Sabang tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19, masyarakat tidak dibenarkan mendekat dan berkumpul disekitar lokasi dermaga Lanal Sabang.

Hal itu dilakukan untuk saling menjaga hal-hal yang tidak diinginkan selama masa pamdemi ini, sesuai aturan yang tertuang dalam protokol kesehatan Covid-19. Jika warga masyarakat ingin menonton dipersilahkan menonton dari rumah masing-masing yang ada disekitar dermaga dan selama kegiatan jalan yang melintas dermaga Lanal ditutup sementara sampai acara selesai.

“ Biasanya masyarakat diberikan kesempatan untuk menaiki kapal (open ship). Akan tetapi, karena pandemi COVID-19, kegiatan itu ditiadakan,” ucap Danlanal. [Arjun]