Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, resmi menunjuk Samsuar yang akrab disapa Wan Malaya sebagai Penanggung Jawab (Pj) Ketua Partai Aceh (PA) Kabupaten Nagan Raya.
Penunjukan tersebut dilakukan pada Selasa (28/7) melalui surat keputusan (SK) yang telah ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPP Partai Aceh.
Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Nagan Raya, Azhari RA atau Tgk Pidie, membenarkan penunjukan tersebut. Ia mengatakan seluruh jajaran KPA di daerah akan menjalankan keputusan yang telah ditetapkan DPP.
“Iya, secara resmi hari Selasa kemarin setelah Ketua dan Sekretaris DPP Partai Aceh menandatangani SK,” kata Tgk Pidie, Rabu (29/7).
Menurutnya, sebagai pimpinan KPA di Nagan Raya, pihaknya berkewajiban mengawal dan melaksanakan seluruh keputusan organisasi.
Ia pun mengimbau seluruh jajaran KPA, kader Partai Aceh, hingga simpatisan agar tetap solid dan mematuhi keputusan DPP.
“Dari hasil itu, KPA Nagan Raya mengimbau kepada seluruh jajaran KPA dan juga kader PA termasuk simpatisan agar solid dalam menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan komando, yaitu DPP Partai Aceh,” ujarnya.
Tgk Pidie juga menepis isu yang menyebut terjadi perpecahan di internal Partai Aceh, KPA, maupun Tuha Peut di Kabupaten Nagan Raya.
“Kami pastikan KPA, Tuha 4, dan Tuha 8 di Nagan Raya tetap solid dan menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan DPP,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tuha 4 Nagan Raya terpilih, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa sebelumnya unsur pimpinan dan struktur internal Partai Aceh bersama Tuha 4 dan Tuha 8 telah mengusulkan dua nama kepada DPP untuk dipilih sebagai Pj Ketua Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya.
Dari dua nama yang diajukan, DPP akhirnya menetapkan Samsuar atau Wan Malaya sebagai Pj Ketua Partai Aceh Nagan Raya.
“Yang perlu diluruskan, keputusan DPP sudah disampaikan. Dari dua kandidat yang kita usulkan, satu di antaranya sudah dipilih. Tentu kita semua jajaran harus solid menerima keputusan terbaik dari DPP,” ujarnya.
Ia berharap seluruh kader tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kita berharap semuanya tetap kompak dan solid untuk membangun Partai Aceh di Nagan Raya,” pungkasnya.






