Penemu email meninggal, dunia teknologi berduka

  • Whatsapp
Penemu email meninggal, dunia teknologi berduka
Penemu email, Ray Tomlinson (Handout)

Jakarta (KANALACEH.COM) – Dunia teknologi kehilangan salah satu figur yang berkontribusi dalam surat elektronik (email). Penemu email, Ray Tomlinson, meninggal pada usia 74 pada Sabtu (5/3) akhir pekan lalu.

Dikutip dari The Guardian, Senin (7/3), Pionir email itu meninggal di rumahnya. Belum diketahui penyebab meninggalnya pria berkacamata tersebut. Terakhir, Tomlinson bekerja di perusahaan yang dikelolanya di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Tomlinson menemukan email pertama kali pada 1971 dalam program yang disebut ARPANET, program pendahulu internet. Program ini memungkinkan orang untuk mengirim pesan orang per orang ke pengguna komputer atau server lainnya. Tomlinson pun dikenal sebagai pencetak simbol ‘@’ dalam rangkaian alamat email.

Meninggalnya sang pioneir email itu pun mengundang perhatian dari dunia teknologi. Beberapa akun teknologi di media sosial menyatakan dukanya.

Misalnya akun Twitter Gmail, berduka mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan temuan Tomlinson.

“Terima kasih, Ray Tomlinson, atas penemuan email dan meletakkan tanda ‘@’ #RIP,” tulis @gmail.

Kesedihan juga dirasakan oleh pionir internet, Vinton Cerf. Ia menuliskan meninggalnya Romlinson adalah kabar yang sangat menyedihkan.

“Berita sangat menyedihkan: Ray Tomlinson telah meninggal dunia,” tulis @vgcerf.

Riwayat hidup

Riwayat Tomlinson dimulai dari Amsterdam, sebuah kota di area New York, Amerika Serikat. Ia lahir di kota itu dan kemudian tumbuh di Amsterdam. Tomlinson itu tercatat kuliah di Rensselaer Polytechnic Institute dan Intitut Teknologi Massachusetts, AS pada 1960-an.

Kemudian dia bekerja di perusahan riset dan pengembangan Bolt Baranek dan Newman, yang berubah menjadi Raytheon BBN Technologies, saat ia membuat terobosan dengan temuan email-nya.

Tomlinson mengatakan pernah dalam sebuah wawancara perusahaan mengatakan dia menciptakan email bertujuan agar pekerjaan di perusahaan menjadi rapi. Sedangkan email pertama dikatakan telah sukses dikirim antara dua mesin yang ada secara berdampingan.

Juru bicara Raytheon, Joyce Juzman mengatakan ide simbol ‘@’ pada email muncul karena Tomlinson ingin sebuah cara sederhana agar simbol tersebut memisahkan pada alamat email.

Kuzman mengatakan Tomlinson mengakui saat itu mencari bagian di papan ketik yang tidak akan menjadi bagian dari alamat email dan bisa menjadi hal yang logis.

“Itu (@) adalah simbol yang mungkin akan menjauh dari email,” kata Kuzman.

Atas jasa dan kontribusinya yang memudahkan komunikasi elektronik pada era modern ini, pada 2000, Tomlinson menerima penghargaan George R. Stibitz Computer Pioneer Award dari American Computer Museum. [Viva]

Related posts