Angin kencang hantam sejumlah rumah warga di Sabang

Rumah warga yang hancur akibat hujan dan angin kencang di Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya, Selasa (24/5). (Diki Arjuna)

Sabang (KANALACEH.COM) РAkibat hujan deras disertai angin kencang  yang melanda Kota Sabang, pepohonan bertumbangan dan menghancurkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya, Selasa(24/5).

Salah seorang korban pemilik rumah di Gampong Kuta Barat, Karsinah berharap pemerintah dapat membantu rumah miliknya yang hancur akibat tumbangnya pohon besar yang menimpa hampir seluruh bagian rumahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang. T. Zakaria Albahri mengatakan, pihaknya telah melakukan patroli penanggulangan bencana sejak Selasa pagi menuju beberapa titik lokasi di Kota Sabang.

Di antaranya, membersihkan pohon tumbang yang menimpa gedung SD 5 di Gampong Ie Meulee, setelah itu menuju Gampong Jaboi untuk membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah salah seorang warga, Jannad Mahmud. Kemudian satgas menuju Gampong Beurawang untuk melihat tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang atapnya terbongkar oleh angin kencang pada malam itu.

” Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah”, kata T. Zakaria Albahri kepada Kanalaceh.com, Selasa (24/5).

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga menuju Gampong Paya Keunekai untuk membantu membersihkan rumah milik Samsul Bahri yang tertimpa pohon dan atapnya diangkat oleh angina. Kemudian menuju kawasan Cot Seuribe untuk membersihkan pohon tumbang yang melintang di jalan yang mengakibatkan jalan menuju objek wisata Iboih sempat terputus.

Kabid rehabilitasi dan rekontruksi BPBD kota Sabang ,Toibah Rusli mengatakan, pihaknya akan mengusulkan bantuan untuk merehabilitasi rumah warga yang tertimpa pohon akibat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa dini hari tersebut.

“Hujan deras dan angin kencang masih berpotensi terjadi. Warga diminta tetap waspada dan menghindari berbagai hal agar tidak menjadi korban. Di antaranya tidak berlindung di bawah pohon saat hujan deras,” ujarnya. [Diki Arjuna]

Related posts