Nuzulul Qur’an miliki hikmah bagi proses pembinaan keagamaan

Lhokseumawe (KANALACEH.COM) – Nuzulul Qur’an merupakan tonggak awal proses turunnya Al-Qur’an kepada rasul yang mulia Nabi Muhammad SAW. Peringatan Nuzulul Qur’an memiliki hikmah yang dalam bagi proses pembinaan keagamaan. Terlebih kegiatan ini dilaksanakan dalam kondisi sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Demikian disampaikan Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto dalam sambutan peringatan Nuzulul Qur’an 1437 Hijrah yang digelar Keluarga besar Korem 011/Lilawangsa bersama masyarakat sekitar, Jumat (24/6) di Masjid AL-Fitrah Korem 011/Lilawangsa.

“Di bulan Ramadan ini kita dapat lebih mengoptimalkan kegiatan ibadah dalam rangka meningkatkan kesalehan pribadi dan kesalehan sosial melalui shalat, baik wajib maupun sunnat, dengan memperbanyak infaq dan sodaqoh serta membaca dan memahami isi Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas keislaman kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ads

Dari itu, peringatan Nuzulul Quran ini, dirinya mengajak agar dapat menjadikan momentum efektif sebagai solusi dalam mengatasi masalah kehidupan, tentunya hal ini dapat dirasakan.

“Masing-masing prajurit dan PNS jajaran serta seluruh keluarga besar Korem 011/Lilawangsa harus berpedoman pada Al-Qur’an dalam kehidupan, berdisiplin mampu mengendalikan diri dari pengaruh negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, serta demi terciptanya kemanunggalan TNI-Rakyat serta memperkokoh persatuan dan kesatuan, insya allah, keselamatan hidup didunia dan hidup di akhirat dapat kita peroleh,” tuturnya.

Dengan demikian, sambungnya, makna puasa Ramadan yang dilaksanakan bukan hanya sekedar menahan haus dan lapar, akan tetapi lebih dari itu dapat menjaga kualitas ibadah sehingga keimanan dan ketaqwaan semakin mantap dimasa mendatang.

Dedy Agus juga menyampaikan sedikit pengalaman selama menunaikan umrah dalam bulan Ramadan beberapa hari lalu, yaitu dirinya banyak mendapatkan pelajaran dan ilmu yang patut diambil.

“Betapa berharganya Ramadan, orang-orang disana saling berebut dan berlomba demi mencari pahala dan ridha Allah SWT, apa lagi disaat menanti berbuka puasa mereka berlomba-lomba memberikan sedekah berupa makanan dan minuman, dan bahkan mereka melayani kita seperti raja, dan masih banyak lagi pelajaran maupun contoh untuk kita lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam tausiyah Nuzulul Qur’an yang disampaikan Tgk Drs Ichwansyah mengatakan, salah satu hikmah dari Nuzulul Qur’an adalah, untuk menumbuh rasa cintanya umat Islam ini terhadap Al-Qur’an itu sendiri.

“Kemudian untuk mengingatkan kita kembali bahwa hari ini kita telah banyak mendapat rahmat, nikmat dari pada Allah SWT, apa lagi kalau kita lihat kembali dari sejarah masa lalu, kemerdekaan ini juga diraih dalam bulan suci Ramadan bertepatan dengan Nuzulul Al-Qur’an,” ungkap Tgk Ichwansyah.

Selain itu, sambungnya, sebagai umat Islam jadikan Al-Qur’an itu sebagai hudal, sebagai petunjuk bagi umat Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah secara pribadi, dalam bekerja, menjalin hubungan vertikal dengan Allah, dan hubungan horizontal dengan manusia.

“Itu yang paling penting, bukan Nuzulnya tetapi makna turunnya Nuzul itu apa,” ungkap Tgk Ichwansyah. [Aidil/rel]

Ads