Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Aceh saat ini termasuk salah satu Provinsi yang banyak mengalami penderita penyakit paru.

Jenis penyakit paru yang diderita masyarakat Aceh yaitu Tuberkulosis (TB) atau sering disebut TBC dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dengan sebab salah satunya karena Rokok.

“Penyakit Paru di di Aceh terbilang sangat tinggi, perhari ada 10 sampai 15 orang, itu masih di rumah sakit Zainael Abidin,” kata Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Aceh, Dr. dr. Teuku Zulfikar kepada wartawan usai pembukaan Pertemuan Ilmiah Respirasi Aceh (PIRA) IV di Hotel Hermes, Sabtu (15/7).

AdsPHP Dev Cloud Hosting

Ia mengatakan di Aceh saat ini jumlah penderita penyakit paru yang diakibat oleh rokok atau PPOK mencapai 3,9 persen dari jumlah penduduk Aceh.

Selain itu, ia juga mengatakan ada beberapa cara mengatasi penyaki paru. Diantaranya, bagi masyarakat yang telah menderita batuk melebihi dua minggu untuk segera melakukan pengecakan dahak di Pukesmas terdekat.

“Apalabila dahaknya poisitif langsung dilakukan pengobatan. Semua Pukesmas sudah tersedia obatnya,” katanya.

Sementara itu sambungnya untuk menghindari penyakit paru jenis TBC, kata dr Teuku Zulfikar, yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh seperti istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi.

Sementara bagi yang pengidap TBC agar tidak tertular kepada orang lain, dianjurkan ketika batuk untuk tutup mulut dan membuang dahak pada air yang mengalir.

“Percikan dahak atau bersin itu yang membuat menular kepada yang lain,” katanya. [Fahzian Aldevan]

Ads
Artikel SebelumnyaNova Iriansyah ungkap masalah listrik di Aceh
Artikel SelanjutnyaProgram JKA primadona masyarakat Aceh