Salah satu pangkalan tutup karna tak ada stok gas elpiji 3 kg. (Kanal Aceh/Erza)
--Ads--
loading...

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Elpiji subsidi di Kabupaten Aceh Singkil, ukuran 3 kilogram jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

Per tabung dijual Rp 35 ribu padahal HET di Kabupaten itu sebesar Rp 19 ribu atau selisih Rp 16 ribu per tabung.

Kondisi itu cukup membebani warga. Kemudian melambungnya harga elpiji melon tersebut, sama saja subsidi yang dikeluarkan Pemerintah tidak sampai ke rakyat. “Elpiji 3 kilogram Rp 35 ribu, harganya sudah diluar batas kewajaran,” kata Risah Ruddin warga Tanah Bara, Gunung Meriah seperti dikutip dari aceh.tribunnews.com, Kamis (20/7).

Ads

HET elpiji 3 kilogram di Kabupaten Aceh Singkil, dibagi tiga klasifikasi sesuai wilayah. Untuk wilayah Gunung Meriah dan sekitarnya Rp 19.000, Singkil dan Singkil Utara Rp 19.500 dan wilayah kepulauan Rp 26.500 karena ditambah ongkos kapal dari daratan Singkil.

Kabag Perekonomian Setdakab Aceh Singkil, Irwan Susanto, mengatakan, mengatasi mahalnya elpiji sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk melakukan pengawasan ke lapangan. “Bidang Perdagangan Disperindag sudah koordinasi dengan kami untuk membuat tim pengawasan harga elpiji,” kata Irwan Susanto. []

Ads