Cerita Prabowo saat kejar-kejaran dengan Mualem

Prabowo saat menghadiri peringatan 14 Tahun tsunami Aceh di Lampulo. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto punya cerita menarik saat ia ditugaskan ke Aceh pada zaman konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Indonesia.

Mantan Danjen Kopassus itu mengisahkan bahwa ia pernah berseberangan dengan Muzakir Manaf alias Mualem yang merupakan eks Panglima GAM saat konflik Aceh di masa lalu.

Baca: Prabowo hadiri peringatan 14 Tahun Tsunami di Lampulo

Ads

Kala itu, dia menjadi buronan oleh Mualem. Juga sebaliknya, Mualem jadi orang nomor satu yang ia cari di Aceh.

“Dulu saya mengejar-ngejar Mualem, Mualem juga mencari – cari saya, tapi itu dulu,” kata Prabowo saat menghadiri peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh di tempat pelelangan ikan (TPI) Lampulo, Banda Aceh, pada Rabu (26/12).

Tapi kini keduanya menjadi sahabat setelah Gerindra dan Partai Aceh yang dipimpin Mualem berkolaborasi. Kata Prabowo, persahabatan itu dimulai sejak Mualem ingin bergabung dengan Partai Nasional sejak Pilkada 2012 silam.

Prabowo menuturkan bahwa tidak ada yang menyangka bahwa dua Panglima ini bisa bersahabat, dimana sebelumnya menjadi musuh bebuyutan.

“Ini kejadian yang tidak masuk akal. Tidak ada orang di dalam negeri maupun luar negeri tau bagaimana kisah Panglima GAM dan Pangkostrad bisa jadi satu, bahkan jadi sahabat. Saya ambil hikmah dan kita bisa selesaikan masalah dengan kejernihan pikiran,” ujar Prabowo.

Dalam struktur tim pemenangan Prabowo – Sandi di Pilpres 2019, Muzakkir Manaf masuk dalam jajaran Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional, ia juga tercatat sebagai juru kampanye Nasional dan Ketua tim pemenangan Prabowo – Sandi di Aceh. [Randi]