Mengulik keunikan durian setan asal Aceh Selatan

Ilustrasi.

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Apa yang terlintas dibenak Anda ketika mendengar kata ‘Durian’? Sebagian orang pasti akan membayangkan rasa manisnya yang khas dengan tekstur sedikit legit dan bikin nagih. Tapi, bagi yang tidak tahan dengan aromanya yang tajam, pasti akan menolak meski disuguhkan berbagai jenis hidangan lezat sekalipun.

Nah, berbicara soal durian, negara kita merupakan salah satu produsen durian terbesar di kawasan Asia Tenggara. Tak heran jika hampir sebagian besar daerah di Indonesia memiliki varietas durian dengan keunikannya masing-masing. Salah satunya adalah Durian Setan yang sedang booming.

Selama ini, Medan memang dikenal sebagai surganya para pencinta durian. Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan kedai durian ‘Ucok’ yang sudah tersohor di seluruh penjuru Indonesia. Untuk Durian Setan sendiri, varietasnya memang masih terbilang baru. Namun dari segi rasa dan teksturnya, ternyata tidak kalah dengan varietas durian unggulan lainnya.

Ads

Bentuk Durian Setan sebetulnya sama dengan durian yang sering kita jumpai di pasar-pasar tradisional. Keunikan buah ini justru terletak pada warna dagingnya yang tampak kuning keemasan. Rasanya? Sudah pasti manis dan bisa bikin siapa saja ketagihan.

Menurut sang penjual durian, Lambok Siahaan, Durian Setan berasal dari Aceh Selatan dan sangat sulit didapatkan karena tumbuh di dalam hutan. Jumlahnya pun tidak banyak, karena hanya segelintir orang saja yang berani mengambil durian tersebut.

“Jadi durian ini asalnya dari Aceh Selatan. Lokasinya sangat jauh dari perkampungan, bisa dibilang dia tumbuh di dalam hutan rimba. Jadi hanya orang-orang yang berani masuk hutan saja yang menjual Durian Setan,” ungkap Lambok, sebagaimana dilansir laman Okezone.com, Sabtu (19/1).

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mencicipinya, Durian Setan bisa didapatkan di warung Lambok Durian. Jl. Panglima Denai, Medan, Sumatera Utara. []

Ads