Isi Seminar ISAD, Prof Farid Wajdi: Generasi Milenial wajib pertahankan Idenditas Islam

Isi Seminar ISAD, Prof Farid Wajdi: Generasi Milenial wajib pertahankan Idenditas Islam

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sarjana alumni dayah milenial wajib bangga dengan idenditasnya selaku muslim, karena harga diri lebih mahal dari hidup itu sendiri. Tidak ada harganya jika hidup namun tidak ada harga diri. Muslim ideologinya ya Islam. Bukan yang lain, jika pun ada, tetap berazaskan islam. Coba lihat mereka disana, mereka bangga dengan LBGT-nya. Bangga mengaku anak PKI. Atheis dan sosialis. Kenapa kita malah kecut?

Generasi muda islam di era milenial mesti layaknya Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kwj yang siap mengantikan rasulullah SAW dalam resiko mati sekalipun. Hal ini terwujud karena periode Makkah, Rasulullah Saw mendidik dada (idiologi) dan periode Madinah mendidik otak (kecerdasan) juga tetap memperteguh iman.

Politik kita hari ini sudah ke arah mengerus idenditas, artinya membenturkan antar ormas, antar lembaga, antar suku dan antar-antar lainnya. Misal, NU, Muhammadiyah dan Al Wasyliyah. Alumni perguruan tinggi, dalam satu suku ada dua dukungan berbeda. Sebenarnya itu keniscayaan dalam berdemokrasi, kita bebas menentukan. Namun ada penggirangan ke politik idenditias. Ini yang sangat dikhawatirkan.

Ads

Demikian anatara lain yang disampaikan oleh Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Guru Besar UIN Ar-Raniry di Rumah Aceh, Tibang, Jl. Tengku Meulagu, Tibang, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Selasa, 19 Maret 2019, siang

“Saya sudah sampaikan ke Presiden Joko Widodo di Hotel Hermes Palace beberapa waktu lalu, bahwa kita sedang digiring ke dua kutub besar, sosialis wa akhawatuhaa, dan ke kutub Nasionalis bersama ormas Islam. Presiden menjawab, apa solusinya Prof?, Farid menjawab, Netral-lah.” Tambah farid yang terkenal dengan orasinya yang penuh semangat.

Tgk Bustamam Usman, MA, Ketum Umum Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) menjelaskan, rapat kerja pusat perdana ini ada beberapa agenda; seminar, pembahasan AD dan ART, pembentukan DPP (Ikatan Mahasiswa Alumni Dayah) IMADA dan pembahasan ulang program kerja.

“Seminar dengan tema “Peranan Dayah dan Alumninya dalam membina umat di Era Milenial” diisi oleh Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Sulaiman Abda, M. Si selaku ketua IKA Unsyiah, Tgk Tarmizi Daud, M.Ag mewakili Wali Kota Banda Aceh, Tgk Alizar Usman, M. Hum selaku pendiri IMADA.” Jelas Tgk Bustamam yang juga anggota MPU Banda Aceh terlantik baru-baru ini.

Sementara Tgk Tarmizi Daud, M.Ag mewakili Wali Kota Banda Aceh mengatakan, Generasi muslim milenial wajib menguasai empat hal termahal (urgen) di dunia saat ini. Pendidikan, ekonomi, informasi dan tekhnologi dan ittihadiyah atau persatuan (solidaritas). Jika itu dikuasai secara profesional dan proporsional, peradaban yang gemilang dalam bingkai syariah akan kembali kita raih.

Seminar dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya, H Usamah El-Madny, S.Ag, MM, kadis Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Tgk Jamaluddin Thaeb, MA, Ketua STAI Teungku Chiek Pante Kulu, AKBP Trisno Riyanto, SH, Kaporesta Banda Aceh, Dr Nuraini, MA dan puluhan mahasiswa dan santri. (rel/hsn)

Ads