Alumni Cup Singkil: Tim 2010 Tenggelamkan Juara Bertahan

Pemain alumni 2010 berebut bola dengan pemain belakang 2013, dalam partai semifinal alumni cup 2019, Kamis (13/6). (Kanal Aceh/Rand)

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Setelah sukses meraih kemenangan atas tim alumni 2011 dan 2009 dalam pertandingan Alumni Cup 2019 di lapangan Alun-alun Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.

Kini, Kamis sore (13/6) giliran juara bertahan yang menjadi sasaran keganasan tim ‘underdog’ alumni 2010.

Tim 2010 menang tipis 1-0 atas rivalnya alumni 2013. Thalibul menjadi man of the match dalam duel tersebut. Ia berhasil mencetak gol semata wayang setelah mengelabui kiper 2013 dengan sepakan kerasnya.

Ads

Jalannya pertandingan

Sejak dibunyikannya pluit babak pertama, tim 2013 tampil menyerang. Beberapa kali bola sodoran yang dilepaskan di depan gawang 2010, tidak bisa dimanfaatkan oleh Suka cs.

Baca: Alumni Cup Singkil: Tim 2010 Pecundangi 2009

Peluang tercipta saat memasuki menit ke 13, Suka yang sudah berdiri bebas di dalam kotak pinalti gagal menyarangkan bola ke dalam gawang yang dijaga oleh Masrul. Sepakannya masih berada diatas mistar gawang.

Beberapa kali percobaan serangan yang dibangun dan diarahkan ke depan gawang alumni 2010, belum juga menuai hasil. Masrul tampil spartan untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Keasyikan menyerang, pada menit ke 24 tim alumni 2010 langsung melakukan counter attack. Thalibul yang menerima assist dari Haris, langsung menusuk ke dalam jantung pertahanan 2013 dan dimanfaatkan dengan baik. Thalibul melesatkan bola ke sisi kiri gawang alumni 2013, gol pun tercipta. Hingga berakhirnya babak pertama, tim alumni 2013 ketinggalan 1-0.

Diawal babak kedua, Thalibul cs mulai bermain terbuka dan meningkatkan serangan, bola sodoran yang diarahkan langsung ke Thalibul cukup merepotkan barisan pertahanan tim alumni 2013.

Memanfaatkan kecepatan pemain sayap, strategi tim 2010 akhirnya moncer. Pergerakan Thalibul, Deski, Haris dan Erwin merepotkan barisan pertahanan 2013. Namun, usaha mereka belum menambah pundi gol.

Tertinggal 1-0, di pertengahan babak kedua sang juara bertahan semakin mengkreasikan serangan. Serangan dari berbagai sisi diterapkan. Tapi, mereka selalu terbentur dengan kokohnya pertahanan tim 2010.

Peluang emas bagi 2013 tercipta saat wasit memberikan hadiah pinalti. Tetapi algojo 2013, Eko tidak mampu memanfaatkan peluang. Sepakannya membentur tiang.

Pada menit ke 20 babak kedua, tim 2013 berjuang keras untuk mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Segala usaha dikerahkan untuk membombardir pertahanan lawan. Sialnya, mereka selalu gagal hingga akhirnya harus rela menerima kekalahan dari tim alumni 2010 dengan skor tipis.

Dengan kemenangan itu, alumni 2010 akan berhadapan dengan tim 2017 di partai final. Setelah tim alumni 2017 mengalahkan keseblasan 2012.

Ketua alumni 2010, Jon Fitri mengakui perjuangan timnya melawan tim juara bertahan patut diacungi jempol. Tampil ngotot dan bermain all-out menjadi kunci kemenangan alumni 2010.

“Ini usaha dan kerja keras tim, official dan kawan-kawan alumni 2010 yang tetap memberikan dukungan maupun semangat. Sehingga menambah energy tersendiri bagi pemain. Tapi masih ada satu pertandingan lagi, kami tetap fokus di Final nanti dan akan tampil habis-habisan,” ujar Jon. [Rand]

Ads