Peserta Tes CPNS Kemenag Aceh Dipisah Antara Pria dan Wanita

Kemenag Aceh memantau lokasi tes CPNS di Asrama Haji Embarkasi Aceh. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kantor Wilayah Kementrian Agama Aceh akan menggelar ujian tes CPNS pada 3 Maret 2020 mendatang. Dalam ujian itu, peserta laki-laki akan dipisah dengan perempuan.

Kabag TU Kemenag Aceh, Saifuddin mengatakan, pemisahan itu telah diusulkan pihaknya ke Kementrian Agama. Alasannya, kata dia karena menyesuaikan kearifan lokal di Aceh, terkait adanya syariat islam.

“Memang pisah nanti antara laki-laki dan perempuan sesuai syariat kita, artinya apakah duluan masuk perempuan atau laki laki, nanti kita sesuaikan,” kata Saifuddin usai memantau lokasi tes CPNS Kemenag Aceh, Selasa (25/2).

Ads

Baca: Ini Jadwal dan Lokasi Tes CPNS Kemenag Aceh

Pihak Kemenag Aceh juga sudah menyurati BKN untuk adanya pemisahan itu. Menurutnya, pemisahan itu suatu yang wajar di Aceh dan peserta, kata dia, dipastikan tidak ada yang komplain. “ini juga sudah kita minta ke pusat,” ucapnya.

Pelaksanaan ujian tes CPNS Kemenag Aceh akan dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh, yang diikuti sebanyak 19.736 peserta. Ujian itu dilaksanakan selama 8 hari. Persesi, akan diikuti sebanyak 550 peserta.

“Satu sesi 550 peserta, kita perkirakan dalam 8 hari semua sudah selesai,” ucap Saifuddin.

Pihaknya juga sudah menyiapkan 600 komputer untuk pelaksanaan tes CPNS, yang akan digunakan nantinya sebanyak 550 dan sisanya cadangan. Peserta, lanjut dia, harus hadir 2 jam sebelum ujian dimulai. Tes SKD tersebut bakal digelar selama 90 menit.

Jika ada peserta yang terlambat, kata dia akan dinyatakan gugur. “Tidak ada kompensasi bagi yang telat. Dua jam sebelum ujian harus hadir,” ucapnya. [Rand]

 

View this post on Instagram

 

Aceh Selatan (KANALACEH.COM) – Hiu Paus dengan panjang 12 meter terlilit jaring oleh pukat nelayan, di Bakongan Timur, Aceh Selatan, Senin (24/2). . Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri mengatakan, awalnya saat nelayan melemparkan jaring pukatnya di tengah laut dan hendak menarik kembali ke darat, tiba-tiba di dalam jaring itu terperangkap hiu paus. . “Saat nelayan melaut dan melepaskan jaring pukatnya tiba-tiba Hiu Paus terperangkap didalamnya,” kata Mayfendri melalui keterangannya. . Setelah dibawah ke bibir pantai, para nelayan itu melepaskan lilitan jaring yang melilit tubuh hiu paus tersebut. Tak berselang lama, jaring yang menjerat paus berhasil dilepaskan. Para nelayan itupun, langsung mendorong hiu paus ke tengah laut, dan melepaskannya. . “Setelah semua lilitan jaring pukat dilepas, langsung melepaskan kembali hiu paus ke lautan lepas dengan selamat,” ujar Mayfendri. . Ia juga mengungkapkan, bahwa para nelayan di Bakongan sudah mengerti bahwa hewan tersebut termasuk yang dilindungi. “Alhamdulilah nelayan kita sudah paham bahwa paus itu dilindungi,” ucapnya. [Rand] . .video: Satgas SAR Aceh Selatan. . #acehselatan #paus #hiu #mamalia #aceh #dlhk #bksda #whale #shark #fish #beach #abdya #naganraya #acehsingkil #pidie #acehutara #pidiejaya #bireuen #sabang #meulaboh #acehjaya #acehbesar #takengon #gayolues #acehtimur #langsa

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on