Badan Reintegrasi Aceh Sebut 245 Korban Konflik Alami Gangguan Jiwa

Ilustrasi. (foto: Aqlnews.com)
--Ads--
loading...

Meulaboh (KANALACEH.COM) – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Fakhrurrazi Yusuf mengatakan sebanyak 245 orang korban konflik di yang tersebar di sejumlah daerah di Aceh kini membutuhkan pemulihan kesehatan.

Sebagian besar para korban konflik tersebut kini mengalami trauma berat dan terganggu kejiwaan akibat konflik bersenjata yang melanda daerah ini belasan tahun silam.

“245 orang korban konflik di Aceh ini harus segera direhab kesehatannya, karena apabila tidak dilakukan, hanya ada dua kemunkinan yang kita takutkan yaitu gangguan kejiwaan atau kematian terhadap korban,” kata Fakhrurrazi seperti dilansir laman Antara, Sabtu (8/8).

Ads

Menurutnya, pemulihan kesehatan para korban konflik di Aceh harus terus dilakukan agar para korban dapat terus menata hidup agar lebih baik, termasuk memulihkan perekonomian masyarakat yang ikut terdampak konflik berkepanjangan.

Untuk itu, pihaknya berharap agar pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh agar dapat mengalokasikan anggaran memadai untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, untuk kesejahteraan para korban.

Ia menyatakan, bahwa Aceh saat ini masih membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat untuk terus merawat perdamaian yang selama ini sudah terjalin dengan baik sejak tahun 2005 lalu.

“Aceh masih membutuhkan bantuan pemerintah pusat untuk terus merawat perdamaian yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Aceh,” kata Fakhrurrazi Yusuf menuturkan. []

 

View this post on Instagram

 

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Dua orang dokter Aceh Singkil bertastus Orang Tanpa Gejala (OTG) diketahui terkonfirmasi positif virus corona di Banda Aceh, Kamis (6/8). Mereka adalah RK (32) warga Desa Pulo Sarok yang bertugas di Puskesmas Singkil dan AG (32) tercatat tinggal di Gunung Meriah, bertugas di RSUD Aceh Singkil. Kedua dokter tersebut saat ini dikabarkan menjalani isolasi mandiri di tempat masing-masing dan belum dirujuk ke rumah sakit, mengingat status keduanya OTG. Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Singkil, dr. Darul Amani saat konferensi pers Kamis (6/8) malam mengatakan, keduanya saat ini sedang menempuh pendidikan spesialis di Banda Aceh. Keduanya diketahui positif corona setelah dilakukan swab test saat masuk ke fakultas pada 4 Agustus, esoknya langsung diketahui hasilnya. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #swabtes #medis #antisipasi #cegahcorona #puskesmas #rumahsakit #psbb #dokter #rs

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on