Foto: Fakta baru penelitian Kerajaan Lamuri di Aceh Besar

Foto: Fakta baru penelitian Kerajaan Lamuri di Aceh Besar
Mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah memperlihatkan pecahan keramik yang ditemukan di situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)

Jantho (KANALACEH.COM) – Situs sejarah Islam Kerajaan Lamuri di kawasan Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar, kembali diteliti dari peneliti Malaysia bekerjasama dengan peneliti Aceh.

Penelitian yang sudah dimulai sejak Sabtu (3/3) lalu itu, untuk melanjutkan hasil dari penelitian yang sudah dilakukan pada tahun 2014 lalu dan juga mencari fakta-fakta baru di kawasan situs sejarah Lamuri tersebut.

Dari hasil penelitian, tim peneliti menemukan pecahan keramikÔÇôkeramik berasal dari Cina, Vetnam dan Thailand. Penemuan keramik ini menjadi bukti kuat bahwa dulunya di kawasan Lamreh ini ada pusat perdagangan yang begitu besar. [Foto-foto: Fahzian Aldevan]

Peneliti dari Aceh dan Malaysia sedang melakukan ekskavasi di Situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
Peneliti dari Aceh dan Malaysia sedang melakukan ekskavasi di Situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
Peneliti dari Aceh dan Malaysia sedang melakukan ekskavasi di Situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
Mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah memperlihatkan pecahan keramik yang ditemukan di situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
Mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah memperlihatkan pecahan keramik yang ditemukan di situs Kerajaan Islam Lamuri, Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh Besar. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
Komentar Facebook
Ads