Dua Napi Kabur dari Rutan Lhoksukon Serahkan Diri

Ilustrasi narapidana kabur.

Aceh Utara (KANALACEH.COM) – Dua napi yang kabur saat kericuhan di Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh akhirnya menyerahkan diri. Napi kasus narkoba ini datang ke polisi ditemani pihak keluarganya.

Kedua napi tersebut menyerahkan diri secara terpisah. Abdul Hamid (50), menyerahkan diri ke Polres Aceh Utara dan Sinar Muda (23) menyerahkan diri ke Polres Bener Meriah.

“Betul. Kedua napi tersebut telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Mereka didampingi keluarga dan kerabatnya untuk serahkan diri,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah, Rabu (19/6).

Ads

Baca: Napi Rutan Lhoksukon Ditemukan Tewas

Rezki menyebutkan, keduanya menyerahkan diri karena telah sadar apa yang dilakukannya itu salah. Mereka merasa bersalah melarikan diri dari rutan tersebut.

“Mereka sudah sadar kalau melarikan diri itu tidak baik. Kemudian, dibantu oleh keluarga atau kerabatnya agar menyerahkan diri. Mereka pun dengan kesadaran sendiri mau balik untuk melanjutkan masa tahanannya,” sebut Rezki.

Baca: Rutan Lhoksukon Rusuh, Sejumlah Napi Kabur

Abdul Hamid sudah diamankan di Mapolres Aceh Utara. Sementara itu, Sinar Muda akan segera dijemput di Polres Bener Meriah. Nanti, keduanya akan diserahkan ke pihak rutan kembali.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengatakan pihaknya terus memburu para napi yang masih berkeliaran di luar. Petugas terus melakukan penyisiran, termasuk merazia untuk mempersempit ruang gerak mereka.

“Sudah berhasil kita tangkap 27 orang. Satu orang ditemukan tewas di Sungai Lhoksukon. Jadi, totalnya sudah 28 orang. Yang masih berkeliaran ada 45 napi lagi. Saya minta, agar mereka secepatnya menyerahkan diri ke pihak berwajib. Jika tidak, akan terus di buru dan jika melawan akan ditindak tegas,” kata Kapolres AKBP Ian Riskian.

Selain Polres Aceh Utara sejumlah polres lainnya jajaran Polda Aceh juga terus ikut membantu mencari dan menangkap para napi kabur tersebut.

Ian memohon kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan napi kabur tersebut agar memberitahukan kepada polisi untuk ditangkap dan dipulangkan ke rutan. [Detik.com]

Ads