Kata GM Hermes Soal Penggerebekan Pesta Sabu

General Manager Hermes Palace, Syafrial Munas. (Kanal Aceh/IST)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – General Manager (GM) Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Syafrial Munas mengakui adanya penggerebekan, oleh aparat gabungan di hotel tersebut, pada Rabu dini hari 2 Oktober kemarin.

Dalam penggrebekan itu, aparat menciduk empat oknum TNI dan enam orang warga sipil beserta barang bukti sabu.

Munas menjelaskan, saat itu dirinya tidak berada dilokasi. Ia mengetahui penggrebekan itu dari satpam setempat. “Benar terjadi di Hermes palace. Terus terang saya tidak berada di hotel pada saat itu,” ujarnya saat dikonfirmasi waratawan, Jumat (4/10).

Ads

Baca: Terciduk Pesta Sabu di Hermes, 3 Mahasiswi Positif Narkoba

Kata dia, yang ditangkap itu awalnya menyewa tiga kamar. Namun, ia menduga ada beberapa kamar lagi yang disewa untuk berbagai macam keperluan. “Kamarnya itu ada tiga. Mungkin ada juga beberapa kamar lainnya yang dipakai,” sebutnya.

Baca: Diduga Pesta Sabu, 10 Orang Digerebek di Hotel Kawasan Lampineung

Dengan adanya peristiwa itu, pihaknya merasa dirugikan. Sebab, akan berdampak pada kunjungan ke Hotel Hermes, pandangan masyarakat, kata dia pasti akan negatif.

Padahal, lanjut Munas, pihaknya sudah menjalankan qanun syariat islam dalam standar pelayanan hotel. Diantaranya, membuat tulisan larangan membawa pasangan non muhrim bahkan membawa narkoba.

“Penjelasan qanun ada di resepsionis, lift hingga atas meja kamar bertuliskan bahwa dilarang membawa opasanagn non-muhrim dan barang narkoba. itu aturan, terlepas mereka bisa masuk saya tidak tau, mungkin saja mereka bisa boking lewat tempat lain,” ucapnya.

Ditanya soal memperketat aturan hotel? Munas mengatakan bahwa pihaknya tidak menunggu adanya kejadian lalu memperketat aturan hotel. Jauh hari sebelumnya, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan WH dan Pemko Banda Aceh dalam menerapkan qanun syariat islam, dan patuh terhadap aturan yang ada di Aceh.

Jika ada tamu hotel yang tidak mengindahkan aturan yang ada, kata dia, pihaknya tentu tidak akan mengizinkan tamu tersebut untuk menginap. Ia mengaku lebih memilih kehilangan tamu hotel dari pada tamu tersebut melanggar aturan yang ada di Aceh.

“Kalau ada tamu yang tidak mengindahkan ya silahkan cari hotel yang lain. Karena ini Aceh, wajib menjunjung tinggi aturan. Saya tidak takut pengunjung akan pindah ke hotel lain, saya lebih baik kehilangan penginap dari pada bermasalah nantinya,” ungkapnya. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Aparat gabungan menggerebek 10 orang yang diduga sedang pesta sabu di salah satu kamar di hotel kawasan Lampineueng, Banda Aceh pada Rabu (2/10). – Komandan POM Kodam Iskandar Muda Kolonel Cpm Zulkarnain membenarkan, bahwa ada empat oknum TNI yang terlibat dalam penggrebekan penyalahgunaan narkoba tersebut. – “Benar. Dan para tersangka oknum TNI sedang di proses di Pomdam dan Tersangka sipil di Polda Aceh, “ katanya saat dikonfirmasi, Jumat (4/10). – Atas penangkapan itu, kata dia, sebagai wujud komitmen kuat Kodam Iskandar Muda dalam memberantas narkoba di Aceh. Pihaknya tidak pandang bulu dalam memberantas narkoba, meskipun pelakunya dari oknum aparat. – “Yang jelas dengan penangkapan tersebut menunjukkan komitmen kuat Kodam IM dalam pemberantasan Narkoba di Aceh khususnya bagi personel TNI AD,” ujarnya. – Diketahui empat orang merupakan oknum anggota TNI ditangkap berinisial AN (38), BE (33), AH (44) dan NI (33). Dua diantaranya positif menggunakan sabu yaitu AH dan NI. Sementara, oknum mahasiswi berinisial AM (21) , SS (20) dan RU (25), ketiganya positif sabu. – Tiga diantaranya berprofesi wiraswasta, MU (36) positif sabu dan wanita WR (22) negatif dan LV (26) positif menggunakan sabu. Dari kamar hotel petugas juga menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu, dan alat hisap. [Rd] – —————————————- #aceh #bandaaceh #bireuen #pidie #pidiejaya #acehbesar #lhokseumawe #acehutara #acehtimur #langsa #acehtamiang #acehtenggara #gayolues #acehtengah #benermeriah #abdya #naganraya #acehbarat #naganraya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #simeulue #sabang #acehjaya #tni #mahasiswi #mahasiswaaceh

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on