ISSI Aceh Minta Semua Pihak Hormati Syariat Islam Ketika Bersepeda

Ketua ISSI Aceh, Darwati A Gani. (foto: Instagram @Darwati_agani)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sekelompok pesepeda yang tidak memakai jilbab serta memakai pakaian menampakkan bentuk tubuh viral di media sosial.

Dimana foto-foto dan video para perempuan yang berbaju ketat itu bergowes ria dengan berkeliling Kota Banda Aceh.

Dalam foto-foto dan video yang beredar itu, lebih kurang ada 10 orang perempuan menggunakan baju sexy senada berwarna pink.

Ads

Para netizen yang melihat keberadaan foto dan video para perempuan itu berang. Termasuk Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISS) Aceh.

Ketua ISSI Aceh, Darwati A Gani mengaku kecewa dan menyesalkan dengan penampilan para perempuan-perempuan itu saat berolahraga sepeda. Pasalnya mereka tidak menghargai pemberlakuan Syariat Islam di Aceh.

“Semua pihak harus menghargai pemberlakuan Syariat Islam di Aceh,” kata Darwati A Gani.

Darwati mengaku tidak melarang masyarakat untuk bersepeda, apalagi olahraga sepeda sedang sangat diminati oleh masyarakat di Indonesia khususnya Aceh. Namun ia meminta semua pihak harus tetap menghargai aturan yang berlaku di setiap daerah.

“Silahkan berolahraga, tapi tetap hargai aturan yang berlaku, setidaknya kalau berolahraga di Aceh tetap menggunakan pakaian sesuai dengan Syariat Islam,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepada Wali Kota Banda Aceh untuk mengingatkan mereka yang sudah mempermalukan Aceh dengan bersepeda tidak menghargai Syariat Islam.

“Saya setuju dan mendukung dengan sikap Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang akan membina mereka. Olahraga memang baik untuk dilakukan, namun kearifan lokal dan aturan yang berlaku tidak boleh dilanggar,” ujarnya.

Selain itu, Darwati juga mengimbau kepada seluruh penggemar olahraga sepeda untuk tetap menjaga keselamatan dengan mengikuti aturan lalulintas.

“Pakaian, keamanan dan tata krama yang berlaku di Aceh harus tetap dijaga, karena setiap daerah ada aturan yang berlaku dan harus dihargai,” tegas Anggota DPRA itu. [Randi/rel]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sekelompok perempuan yang tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat, membuat heboh warga saat bersepeda keliling kota Banda Aceh. Foto-foto dan video yang beredar di sosmed memperlihatkan sekitar 10 orang wanita bergowes ria. Menggunakan baju seksi senada berwarna pink dan tak menggunakan jilbab mengundang amarah warga. Di akun-akun sosmed, netizen juga ikut berkomentar dengan nada mengecam aksi tersebut. Merespon hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bereaksi keras atas kejadian tersebut. Ia meminta Satpol PP dan Polisi Syariat menangkap para pelaku dan digelandang ke kantor untuk diberikan pembinaan. Aminullah bilang aksi yang dilakukan wanita-wanita tersebut merupakan tindakan pelanggaran syariat Islam. “Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini,” kata Aminullah, Senin (6/7). Pihaknya juga sudah menginstruksikan Satpol PP dan WH untuk memanggil mereka dan dilakukan pembinaan. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #sepedaan #sepedasantai #perempuan #satpolpp #fashion #bajuseksi #pelanggaransyariat #normaislam #nilaiajaranislam

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada