Remaja Usus Bocor Asal Abdya Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kondisi Tarmizi sekarang terbaring lemas. (Jimi pratama/Kanalaceh.com)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Kodisi Tarmizi seorang remaja 18 tahun asal Desa Kepala Bandar, Kecamatan Susoh Aceh Barat Daya (Abdya) tengah butuh uluran tangan para dermawan.

Pasalnya, warga Dusun Lamkuta itu mengalami kecelakaan yang cukup parah akibat terjatuh saat bekerja sebagai pencuci kenderaan di salah satu Doorsmer di Blangpidie.

Akibatnya, anak pasangan dari Suryadi dan Rosmiati ningsih (almarhum) sebilah gagang penyapu alumanium menancap dibagian anus (pembuang kotoran). Sehingga menyebabkan usus korban hancur. Kejadian naas ini terjadi satu tahun yang lalu.

Ads

Korban sebelumnya sempat dirawat di RSUTP sebelum dirujuk ke Banda Aceh untuk menjalani operasi.

Menurut Suryadi yang saban hari bekerja sebagai buruh serabutan ini, operasi pertama berjalan dengan lancar, namun saat ini keluarga tengah kesulitan karena tidak ada biaya.

“Setelah operasi pertama selesai terpaksa saya bawa pulang karena tidak mempunyai biaya perawatan selama dirumah sakit,” katanya.

Selang beberapa bulan usai dibawa pulang dirinya kembali dihubungi oleh pihak rumah sakit untuk operasi pada usus dan anusnya yang kedua kalinya.

“Namun keadaan dimasa pandemi ini membuat operasi tertunda hingga akhirnya ia harus dirawat dirumah. Untuk operasi tahap kedua dijadwalkan Senin depan,” ujarnya.

Padahal Mirza seharusnya duduk di bangku SMA sekarang kodisi tubuhnya kering kerontang dan terkulai lemas di atas pembaringan. Mirza harus pasrah menerima kondisinya sekarang ini.

Dirumah sempit seluas 5 x 6 meter dirinya hanya tinggal dengan seorang ayah dan tiga bersaudara setelah di tinggal almarhum ibunda sejak 5 tahun lalu.

Sejak lima tahun terakhir dirinya menjadi sosok ayah sekaligus ibu dan sudah tidak bekerja karena harus merawat Tarmizi.

“Untuk saat ini belum ada bantuan baik dari desa maupun dari pemerintah, yang ada hanya sumbangan dari masyarakat desa,” ujarnya. [Jimi Pratama]