Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran yang terjadi di SPBU 14.242.1437, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat (19/6).
Pertamina juga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat tetap terpenuhi melalui pengalihan sementara layanan ke SPBU terdekat selama proses penanganan berlangsung.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga bermula dari sebuah sepeda motor jenis Suzuki Thunder yang baru selesai mengisi BBM jenis Pertalite di pulau pompa khusus kendaraan roda dua. Sesaat setelah pengisian, kendaraan tersebut diduga mengalami korsleting listrik yang memicu percikan api.
Percikan api kemudian merambat ke dispenser pengisian dan area pulau pompa sehingga menyebabkan kebakaran di lokasi SPBU.
Petugas SPBU yang berada di lokasi langsung melakukan penanganan awal dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB). Pihak SPBU juga segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat untuk mempercepat proses pemadaman.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 22.00 WIB.
Sebagai langkah pengamanan, kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw, operasional SPBU dihentikan sementara dan aliran listrik di seluruh area langsung diputus guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
Pihaknya mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Sejumlah langkah juga telah dilakukan, mulai dari mengamankan rekaman CCTV, memeriksa sarana dan fasilitas bersama fungsi Health, Safety, Security and Environment (HSSE), hingga berkoordinasi dengan aparat setempat.
“Untuk menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat, layanan sementara dialihkan ke SPBU 14.242.474 yang berjarak sekitar 3,7 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Fahrougi dalam keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026.
Pertamina menegaskan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dan layanan energi dapat berjalan normal kembali secepatnya.






