Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Forkopimda Banda Aceh telah mengeluarkan seruan bersama tentang larangan perayaan tahun baru […]
Tag: #banda aceh
Banda Aceh rawan bencana, Pemko diminta kaji kembali infrastruktur
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Arida Sahputra meminta kepada Pemerintah […]
Pengguna narkoba di Banda Aceh meningkat
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pengguna narkoba di Banda Aceh tahun 2017 ini semakin meningkat. Kebanyakan […]
Anggota DPR: Butuh escape building di Gampong Pande
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil mengharapkan agar dibangun gedung penyelamatan […]
Aminullah harapkan pameran foto dapat unggah kesadaran masyarakat
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman Senin (25/12) menghadiri pembukaan pameran […]
13 tahun tsunami Aceh, driver ojek online ziarah ke kuburan massal
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Untuk mengenang peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh 13 […]
Pangdam dan Kapolda tinjau pengamanan perayaan Natal di Banda Aceh
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch Fachrudin bersama Kopolda Aceh […]
DPRK kawal larangan perayaan Tahun Baru di Banda Aceh
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Anggota Komisi A DPRK Banda Aceh yang membidangi masalah pemerintahan dan […]
Ormas dilarang sweeping saat Natal dan Tahun Baru di Banda Aceh
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Polresta Banda Aceh menyiagakan 2.000 personel gabungan untuk pengamanan malam Natal […]
Save Guard Tower, gedung kebencanaan di Banda Aceh
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman meresmikan Gedung Save Guard Tower (SGT) yang […]
No More Posts Available.
No more pages to load.







![IMG_20161231_222240 Banda Aceh (KANALACEH.COM) - Anggota Komisi A DPRK Banda Aceh yang membidangi masalah pemerintahan dan penertiban umum, Irwansyah menyambut baik atas keluarnya edaran Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh terkait larangan perayaan malam tahun baru di Banda Aceh. “Artinya ini sudah menjadi sebuah tradisi baru yang berlangsung di Banda Aceh. Transisi kepemimpinan Banda Aceh beberapa waktu lalu Alhamdulillah tidak berefek pada berubahnya kebijakan pelarangan perayaan malam tahun baru ini,”ujar Irwansyah, Minggu (24/12). Irwansyah menyebutkan, salah satu hal yang harus dilakukan setelah mengeluarkan surat edaran bersama adalah patroli dan sosialisasi yang dimulai dari sekarang, tidak hanya di mesjid dan meunasah, tapi juga di warkop-warkop dan cafe-cafe, dan bila diperlukan, ada sosialisasi berjalan oleh Satpol PP/WH. “Namun tentu saya ingin menyampaikan bahwa larangan tersebut tidak cukup hanya ada diatas kertas. Simpang Lima sebagai icon titik kumpul massa di Banda Aceh Alhamdulillah bebas dari itu semua dalam beberapa tahun terakhir, ini harus dipertahankan,” ujarnya. Setelah sosialisasi maksimal, kata Irwansyah, juga perlu dibuat posko bersama, misalnya di simpang lima, Simpang BPKP, Simpang Ulee Lhee, dan disimpang-simpang lain yang rawan akan menjadi tempat kumpul massa utk merayakan pergantian tahun baru masehi. “Posko ini sudah berdiri jauh-jauh hari sebelum malam hari H. Bekerjasama dengan warkop-warkop dan cafe yang ada, agar mereka sebagai pelaku usaha juga harus taat pada peraturan ini. Jangan sampai warkop dan cafe menjadi tempat kumpul warga yang siap-siap untuk berpesta di malam pergantian tahun itu,” lanjutnya. Selain itu Ketua Fraksi PKS DPRK itu juga berharap agar Wali Kota dan Wakil Walikota Banda Aceh serta Unsur Forkopimda lainnya untuk turun langsung memantau kondisi di malam tahun baru tersebut. “Hal ini dirasa penting untuk membuat semua aparat dan petugas bekerja maksimal, karena merasa dalam pengawasan atasan, dan merasa ada perhatian dari pimpinan. Ini penting sebagai bentuk keteladanan dan bentuk tanggung jawab langsung,” tambah Irwansyah. Selan itu, dewan sendiri, kata Irwansyah, juga siap untuk mengawal bersama masyarakat terhadap seruan bersama yang sudah diedarkan hingga ke gampong-gampong. Irwansyah juga mengajak turut serta menagwasi oleh seluruh aparatur gampong, pemuda dan tokoh masyarakat, sehingga di gampong-gampong bisa terjamin tidak adanya pesta perayaan tahun baru. “Karena memang perayaan tahun baru masehi itu bukan bagian ajaran Islam, dan kita di Aceh sedang menegakkan syariat Islam. Jadi sudah patut dan tepat memang budaya non Islam yang melanggar syariat tidak boleh berkembang di Banda Aceh,” pungkas Irwansyah. [Aidil/rel]](https://www.kanalaceh.com/wp-content/uploads/2016/12/IMG_20161231_222240-300x225.jpg)


